KULIAH 2 PENGANTAR ILMU EKONOMI MEMBAHAS TENTANG PERMINTAAN DAN PENAWARAN.



Kuliah kali ini membahas tentang permintaan dan penawaran. Dalam bahasan kali ini membahas pengertian harga, pengertian permintaan dan hokum permintaan , pengertian penawaran dan hukm penawaran, pengertian keseimbangan pasar.

Nah langsung saja kita bahas apa itu harga, apa itu permintan, dan apa itu penawaran.

    Harga adalah satuan nilai yang diberikan pada suatu komoditi sebagai informasi kontraprestasi dari produsen/pemilik komoditi

    Permintaan adalah : keseluruhan jumlah barang yang diminta pada suatu pasar tertentu :

    Penawaran adalah : Keseluruhan jumlah barang yang ditawarkan pada suatu pasar tertentu:

Factor yang mempengaruhi permintaan.

    harga barang yang dimaksud

artinya jika harga barang yang dimaksud atau harga barang yang diminta harganya terjangkau atau lebih murah mungkin akan mempengaruhi permintaan.

    pendapatan

Artinya jika rata-rata pendapatan tinggi atau rendah diwilayah tertentu akan mempengaruhi permintaan, contoh kita jualan di pasar jum’at yang dekat sama suatu perusahaan atau pabrik atau lain2. Nah jika tanggal muda atau tanggal-tanggal gajian permintaan menigkat, dan tanggal tua permintaan menurun. Jadi pendapatan juga mempengaruhi perminaan.

    Jumlah populasi/penduduk.

Artinya jika penduduk banyak maka permintaanpun banyak. Contoh kita kita jualan di suatu kampus atau sekolahan. Jika kampus atau sekolahan itu mahasiswa atau siswa banyak pasti banyak juga permintaan, begitu pula sebaliknya kita berjualan di suatu sekolahan atau kampus jika siswa atau mahasiswanya sedikit maka sedikit pula permintanya.

    Estimasi/perkiraan/ramalan.

Artinya kita memprediksi atau mengira-ngira permintaan, jadi ini belum tentu kebenaranya. Contoh harga suatu gedung kita beli dengan harga Rp. 1M terus beberapa tahun kemudian akankah harganya sama atau pemintaan untuk gedung tersebut masih banyak,. Mungkin harganya akan menyusut atau permintaan berkurang dikarnakan gedung sudah tua.

    Selera

selera manusia itu berbeda-beda, artinya permintaan manusia itu juga berbeda-beda . contohnya begini, mengapa di diller permintaan suatu motor di daerah-daerah tertentu berbeda-beda permintaanya, di jakarata selatan banyak yang beli Yamaha, di Jakarta barat Honda jadi selera pun mempengaruhi factor permintaan.

Factor yang mempengaruhi penawaran.

Yang mempengeruhi penawaran adalah sebagai berikut.

    Biaya input.

Biaya input ini berarti modal. Biaya yang kita keluarkan sebelum kita menawarkan suatu produck atau barang. Contoh kita menjual kue, sebelum kita membuat kue kita pasti membeli bahan baku yang dibutuhkan dan barang lain untuk membuat kue tersebut. Nah dana tersebut bisa mempengaruhi penawaran harga kue tersebut.

    Teknologi

Teknologi mempengaruhi suatu penawaran. Contoh kita membuat suatu lestoran atau tempat tongkrongan. Kita membuat fasilitas wiffi atau hotspot dan otomatis harga yang kita tawaran untuk makanan di lestoran atau tempat tongkrongan tadi lebih mahal.

    Harga barang lain

Harga barang lain ini sama seperti biaya input tadi, jadi harga barang yang menunjang jadinya produck tertentu.

    Peraturan pemerintah

Peraturan pemerintah juga mempengaruhi penawaran. Contoh bahan bakar minyak (BBM) di indonesia naik, maka akan mempengaruhi penawaran harga-harga yang lain seperti bahan pokok dll.

    Tujuan perusahaan

Jadi penawaran ini pasti dari tujuan perusahaan, semua perusahaan pasti bertujuan menawarkan produck, jasa dan harga dari produck tersebut serta biaya dari jasa tersebut.

    Cuaca

Cuaca mempengaruhi penawaran, contoh jika musim hujan pasti kita menawarkan produk yang menghangatkan. Begitu pula sebaliknya jika musim panas kita menawarkan produk yang menyegarkan.

    Lingkungan

Lingkungan juga mempengaruhi penawaran. Contoh kita membeli sebuah lapak untuk jualan pecel lele didaerah yang dekat perumahan elit, tentu harganya berbeda karna lingkungannya orang-orang kaya. Dan hal ini juga mempengaruhi penawaran harga pecel lele yang kita jual tersebut.

Efek mode, gengsi, pamer.

    Efek mode (ikut arus) pada permintaan :

Bila harga terus turun atau naik pada titik terendah dan tertinggi maka konsumen tidak terpengaruh lagi dengan kondisi pasar.

    Efek gengsi (snob effect) pada permintaan

Efek ini akan mengurangi pembelian bila harga turun, karena menganggap bahwa barang menjadi barang murahan

    Efek pamer (vablen effect) pada permintaan

budaya guna mendapatkan status dari lingkungannya, sehingga setiap memiliki kesempatan konsumen akan selalu meningkatkan konsumsinya.

Surplus konsumen & Produsen

    Surplus Konsumen --> Keuntungan yang diterima konsumen/pembeli dari keikutsertaannya di pasar

    Surplus Produsen --> Keuntungan yang diterima penjual/produsen atas keikutsertaannya di pasar

Surplus Konsumen = nilai barang bagi pembeli - harga yang dibayarkan pembeli.

Surplus Produsen = jumlah yang diterima penjual - biaya produksi yang dipikul penjual.

Subsidi

    Subsidi adalah suatu bentuk bantuan keuangan yang biasanya dibayar oleh pemerintah, dengan tujuan untuk menjaga stabilitas harga-harga, atau untuk mempertahankan eksistensi kegiatan bisnis, atau untuk mendorong berbagai kegiatan ekonomi pada umumnya

Elastisitas

    Elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel dengan perubahan variable lainnya

    Elastisitas penawaran didefinisikan sebagai ukuran kepekaan jumlah penawaran suatu barang dengan harga barang itu sendiri

    Elastisitas permintaan mengukur seberapa besar kepekaan perubahan jumlah permintaan barang terhadap perubahan harga

Faktor penentu elastisitas permintaan

Tingkat kemampuan barang-barang lain untuk mengganti barang yang bersangkutan

- Persentase pendapatan yang akan dibelanjakan untuk membeli barang tersebut.

- Jangka waktu di mana permintaan itu dianalisa.


KULIAH PERTAMA PENGANTAR EKONOMI DAN MANAGEMENT



Tanggal 3 maret 2014 kemarin saya melangsungkan kuliah, yang pertama kali disemester 2. Kuliah petama saya adalah pengantar ekonomi dan management. Nah kali ini saya akan share mata kuliah yang telah saya pelajari.  Oke langsung saja.
Pertama kita pelajari dulu dasar dari ilmu ekonomi…!
Ilmu ekonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari  masyarakat dalam usahanya untuk mencapai kemakmuran. Untuk kemakmuran itu sendiri adalahsuatu keadaan dimana manusia dapat memenuhi kebutuhannya baik barang maupun jasa.
 PENGGOLONGAN DAN ANALISIS ILMU EKONOMI  SEBAGAI BERIKUT.!
Ilmu ekonomi pada dasarnya  adalah ilmu social, karena obyek penelitian dan pembahasanya adalah manusia, dalam rangka memenuhi kebutuhanya. Akan tetapi dalam perkembangan selanjutnya ilu ekonomi banyak menggunakan bantuan matematika dan statistic dalam menjelaskan hubungn antara variabel-variabel ekonomi, tentu saja yang paling benar diantara keduanya adalah bahwa ilmu ekonomi merupakan perpaduan ilmu social dan eksakta.
Ilmu ekonomi terbagi dalam dua bagian besar yang kelak akan menurunkan ilmu-ilmu ekonomi yaitu     ilmu ekonomi mikro dan ekonomi makro.
 Dan ilmu ekonomi micro mencakup beberapa factor yaitu…
1. Analisa biaya manfaat.
2. Teori permintaan dan penawaran.
3. Elastisitas
4. Model-model pasar
5. Industry
6. Teori harga
7. Teori produksi
SEDANGKAN ILMU EKONOMI MAKRO MENCAKUP
1. Pendapat nasional
2. Neraca pembayaran
3. Kesempatan kerja
4. Inflasi
5. Investasi
SISTEM EKONOMI
1. Pasar bebas
2. Komando
3. Campuran
CIRI EKONOMI PASAR
1. Setiap individu bebas memiliki barang dan alat produksi.
2. Kegiatan ekonomi disemua sector dilakukan oleh swasta.
3. Pemerintah tidak ikut campur langsung dalam kegiatan  ekonomi.
4. Modal memegang peranan penting dalam kegiatan ekonomi.
5. Setiap orang bebas dalam penggunaan barang dan jasa.
6. Kegiatan produksi berorientasi profit orientet.
7. Persaingan bebas.
CIRI EKONOMI PERENCANAAN
1. Semua alat dan sumber produksi adalah milik Negara dan dikuasai oleh Negara, hak milik perseorangan tidak ada.
2. Masyarakat sebagai pelaksana dan obyek.
3. Kebijakan perekonomian diatru oleh pemerintah. Kebijakan pembangunan ditangan pemerintah baik perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, maupun pengawasan.
4. Jenis-jenis pekerjaan dan pembagian kerja diatur oleh pemerintah.
CIRI SISTEM EKONOMI PANCASILA
• Roda perekonomian digerakan dengan rangsangan ekonomi, social dan moral.
• Adanya keinginan yang kuat dari seluruh masarakat  untuk memperolaeh pemerataan social dengan azas kemanusian.
• Kebijakan ekonomi diprioritaskan untuk menciptakan perekonomian yang tangguh.
• Unit usaha berbentuk koprasi dipandang sebagai soko guru perekonomian dan merupakan bentuk paling kogkrit dari usaha bersama.
• Adanya keselarasan serta perimbangan yang jelas dan tegas antara perencanaan nasional dengan desentralisasi dengan pelaksanaan kegiatan ekonomi.
• Perekonomian disusun sebagai usaha bersamam berdasarkan asas kekeluargaan.
• Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
• Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar besarkan kemakmuran rakyat.
PRINSIP-PRINSIP EKONOMI MENURUT  GREGORY MANKIW
Berikut ini diuraikan prinsip-prinsip tersebut.
Empat (4) prinsip yang melandasi keputusan tingkat individu.
1. Setiap individu (harus) selalu melakukan trade off.
2. Biaya adalah apa yang dikorbankan untuk mendpatkan sesuatu.
3. Orang rasional berfikir secara bertahap.
4. Kita (pelaku ekonomi) bereaksi terhadap insentif.
Tiga (3) untuk interaksi.
1. Perdagangan dapat (harus) menguntungkan semua pihak.
2. Pasar secara umum adalah wahana yang baik untuk mengorganisasikan kegiatan ekonomi.
3. Pemerintaah ada kalanya dapat memperbaiki hasil dari mekanisme pasar.
Tiga (3) prinsip cara bekerja perekonomian makro
1. Standard hidup suatu Negara tergantung pada kemampuannya memproduksi barang dan jasa.
2. Harga secara umum meningkat bila pemerintah mencetak uang terlalu banyak.
3. Masyarakat menghadapi trade off jangka pendek antara inflasi dan pengangguaran.
PENDAPATAN NASIONAL
Produk Domestik Bruto (GDP)
Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam perhitungan GDP ini, termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya, karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/kotor.
Pendapatan nasional merupakan salah satu ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara
Produk Nasional Bruto (GNP)
Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun; termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.
Produk Nasional Neto (NNP)
Produk Nasional Neto (Net National Product) adalah GNP dikurangi depresiasi atau penyusutan barang modal (sering pula disebut replacement). Replacement penggantian barang modal/penyusutan bagi peralatan produski yang dipakai dalam proses produksi umumnya bersifat taksiran sehingga mungkin saja kurang tepat dan dapat menimbulkan kesalahan meskipun relatif kecil.
Pendapatan Nasional Neto (NNI)
Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Besarnya NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak hadiah, dll.
Pendapatan Perseorangan (PI)
Pendapatan perseorangan (Personal Income)adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Pendapatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment). Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu, contoh pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah, dan sebagainya. Untuk mendapatkan jumlah pendapatan perseorangan, NNI harus dikurangi dengan pajak laba perusahaan (pajak yang dibayar setiap badan usaha kepada pemerintah), laba yang tidak dibagi (sejumlah laba yang tetap ditahan di dalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu misalnya keperluan perluasan perusahaan), dan iuran pensiun (iuran yang dikumpulkan oleh setiap tenaga kerja dan setiap perusahaan dengan maksud untuk dibayarkan kembali setelah tenaga kerja tersebut tidak lagi bekerja).
Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI)
Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposable income ini diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.
Pendapatan Perseorangan (PI)
Pendapatan perseorangan (Personal Income)adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Pendapatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment). Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu, contoh pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah, dan sebagainya. Untuk mendapatkan jumlah pendapatan perseorangan, NNI harus dikurangi dengan pajak laba perusahaan (pajak yang dibayar setiap badan usaha kepada pemerintah), laba yang tidak dibagi (sejumlah laba yang tetap ditahan di dalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu misalnya keperluan perluasan perusahaan), dan iuran pensiun (iuran yang dikumpulkan oleh setiap tenaga kerja dan setiap perusahaan dengan maksud untuk dibayarkan kembali setelah tenaga kerja tersebut tidak lagi bekerja).
Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI)
Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposable income ini diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.
NERACA PEMBAYARAN
Transaksi debit, yaitu transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari dalam negeri ke luar negeri. Transaksi ini disebut transaksi negatif (-), yaitu transaksi yang menyebabkan berkurangnya posisi cadangan devisa.
Transaksi kredit adalah transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari luar negeri ke dalam negeri. Transaksi ini disebut juga transaksi positif (+), yaitu transaksi yang menyebabkan bertambahnya posisi cadangan devisa negara.
INFLASI
Penyebab : tarikan permintaan / desakan biaya produksi
Pengolongan  :Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)
Indeks harga konsumen (IHK) atau consumer price index (CPI), adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang tertentu yang dibeli oleh konsumen.
Indeks biaya hidup atau cost-of-living index (COLI).
Indeks harga produsen adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang-barang yang dibutuhkan produsen untuk melakukan proses produksi. IHP sering digunakan untuk meramalkan tingkat IHK di masa depan karena perubahan harga bahan baku meningkatkan biaya produksi, yang kemudian akan meningkatkan harga barang-barang konsumsi.
Indeks harga komoditas adalah indeks yang mengukur harga dari komoditas-komoditas tertentu.
Indeks harga barang-barang modal
Deflator PDB menunjukkan besarnya perubahan harga dari semua barang baru, barang produksi lokal, barang jadi, dan jasa